beritabandar.com Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menegaskan pentingnya seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Depok memahami secara utuh arah pembangunan daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) murni tahun 2026. Dokumen perencanaan tersebut dinilai bukan sekadar formalitas administratif, melainkan kompas utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik.
Dalam arahannya kepada ASN, Chandra menekankan bahwa RPJMD murni 2026 harus menjadi pedoman bersama, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan program di setiap perangkat daerah. Ia menilai keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh sejauh mana visi dan misi pemerintah diterjemahkan secara konsisten ke dalam kebijakan nyata.
RPJMD Bukan Sekadar Dokumen, Tapi Panduan Kerja
Menurut Chandra Rahmansyah, RPJMD murni tahun 2026 disusun sebagai landasan strategis pembangunan jangka menengah yang akan menentukan wajah Kota Depok ke depan. Oleh karena itu, penyusunan dan pelaksanaannya harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa setiap program dan kegiatan yang dijalankan ASN harus memiliki keterkaitan langsung dengan visi dan misi pemerintah daerah. Orientasi kerja tidak lagi sekadar pada serapan anggaran, melainkan pada hasil dan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh warga.
“Setiap kebijakan harus berdampak nyata. Pelayanan publik harus optimal dan dilandasi niat tulus untuk berbuat kebaikan bagi masyarakat,” menjadi pesan utama yang disampaikan kepada seluruh ASN.
ASN sebagai Motor Utama Pelayanan Publik
Dalam konteks pemerintahan daerah, ASN memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik. Chandra menekankan bahwa pemahaman terhadap RPJMD akan membantu ASN bekerja lebih terarah, efisien, dan selaras antarperangkat daerah.
Ia juga menyoroti pentingnya integritas dan komitmen moral dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang baik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya.
Dengan memahami RPJMD secara menyeluruh, ASN diharapkan mampu menerjemahkan program besar pemerintah menjadi langkah-langkah konkret di lapangan.
Tahun Baru sebagai Momentum Refleksi
Selain menyoroti agenda pembangunan, Wakil Wali Kota Depok juga mengajak seluruh ASN menjadikan pergantian tahun sebagai momentum refleksi bersama. Ia mengingatkan bahwa Tahun Baru sebaiknya disambut dengan kesederhanaan, tanpa euforia berlebihan.
Menurut Chandra, refleksi menjadi penting agar seluruh elemen pemerintah dapat mengevaluasi apa yang telah dicapai dan apa yang masih perlu diperbaiki. Sikap sederhana juga mencerminkan empati terhadap masyarakat yang masih menghadapi berbagai kesulitan.
Ia menyinggung kondisi banyak daerah yang masih terdampak bencana hidrometeorologi. Dalam situasi tersebut, pemerintah daerah dan ASN diharapkan mampu menunjukkan kepekaan sosial, termasuk dalam penggunaan anggaran dan penyelenggaraan kegiatan.
Kesederhanaan sebagai Bentuk Empati Sosial
Ajakan merayakan Tahun Baru secara sederhana bukan sekadar imbauan moral, melainkan bagian dari sikap kepemimpinan yang berempati. Chandra menilai bahwa aparatur pemerintah harus menjadi teladan dalam bersikap bijak dan tidak konsumtif.
Dengan kesederhanaan, pemerintah dapat menjaga fokus pada prioritas utama, yakni pelayanan publik dan pemulihan kondisi masyarakat. Sikap ini juga sejalan dengan semangat pengelolaan keuangan daerah yang efisien dan bertanggung jawab.
Apresiasi terhadap Mitra Strategis
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Depok juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai mitra yang selama ini bersinergi dengan pemerintah kota. Secara khusus, ia mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS dan BPJS yang terus mendukung program sosial dan kemasyarakatan di Kota Depok.
Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Sinergi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Chandra menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat harus terus diperkuat di tahun-tahun mendatang. Tantangan pembangunan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kerja sama yang solid dan berkesinambungan.
Ia mengajak seluruh ASN dan mitra pemerintah untuk menjalankan amanah pelayanan publik dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan keikhlasan. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kota yang maju dan berdaya saing.
Penutup
Arahan Wakil Wali Kota Depok menegaskan dua pesan penting sekaligus: pertama, RPJMD murni 2026 harus dipahami dan dijalankan sebagai arah pembangunan bersama; kedua, pergantian tahun hendaknya disikapi dengan refleksi dan kesederhanaan.
Dengan ASN yang memahami visi pembangunan dan memiliki kepekaan sosial, Pemerintah Kota Depok diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik dan berdampak nyata. Sinergi, tanggung jawab, dan empati menjadi bekal utama dalam melangkah ke tahun-tahun pembangunan berikutnya.

Cek Juga Artikel Dari Platform liburanyuk.org
