beritabandar.com Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui kegiatan peningkatan kompetensi dan profesionalisme tenaga kependidikan (tendik), khususnya dalam bidang dokumentasi kegiatan dan penulisan berita institusi.
Pelatihan ini difokuskan pada kemampuan pengambilan gambar kegiatan serta pembuatan naskah berita yang siap dipublikasikan di website resmi. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari upaya Untirta untuk meningkatkan kualitas publikasi dan pengelolaan informasi secara profesional.
Di era digital saat ini, institusi pendidikan tidak hanya dituntut unggul dalam akademik, tetapi juga harus mampu menyampaikan informasi secara cepat, akurat, dan menarik kepada masyarakat luas. Karena itu, keterampilan komunikasi publik menjadi kebutuhan strategis yang tidak bisa diabaikan.
Pelatihan Dihadiri Tendik LPMPP dan Narasumber Humas Untirta
Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kependidikan LPMPP Untirta dengan antusias tinggi. Mereka mendapatkan kesempatan belajar langsung dari praktisi kehumasan yang berpengalaman, yaitu Ketua Kelompok Kerja Humas Untirta, Adhitya Angga Pratama.
Sebagai narasumber utama, Adhitya membagikan berbagai wawasan praktis tentang bagaimana sebuah kegiatan kampus dapat didokumentasikan dengan baik dan kemudian disajikan dalam bentuk berita yang layak publikasi.
Pelatihan dilaksanakan di ruang pertemuan Kantin Khas Untirta, Sindangsari. Lokasi ini dipilih untuk mendukung suasana belajar yang lebih santai namun tetap produktif, sehingga peserta dapat fokus menyerap materi sekaligus melakukan praktik langsung.
Dibuka Resmi oleh Kepala LPMPP Untirta
Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala LPMPP Untirta, Prof. Dr. Ir. Wahyu Susihono. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa peningkatan kompetensi tendik merupakan bagian penting dalam mendukung profesionalisme kerja di lingkungan universitas.
Menurutnya, tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran aktivitas akademik maupun non-akademik. Termasuk dalam hal publikasi kegiatan yang mencerminkan citra institusi.
Prof. Wahyu berharap pelatihan ini mampu meningkatkan kemampuan tendik, terutama dalam menghasilkan dokumentasi visual yang berkualitas serta naskah berita yang siap ditampilkan di website resmi kampus.
Ia juga menegaskan bahwa publikasi yang baik bukan hanya soal informasi, tetapi juga bagian dari transparansi dan komunikasi Untirta kepada masyarakat.
Tujuan Pelatihan: Fotografi Kegiatan dan Berita Siap Publikasi
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan tendik dalam dua aspek utama, yaitu teknik fotografi kegiatan dan penulisan berita sesuai kaidah jurnalistik.
Dalam kegiatan institusi, dokumentasi visual menjadi elemen penting. Foto yang baik dapat memperkuat pesan, meningkatkan daya tarik berita, dan menjadi arsip penting universitas.
Selain itu, penulisan berita kampus juga membutuhkan standar tertentu. Berita harus objektif, faktual, jelas, dan mudah dipahami pembaca.
Karena itu, LPMPP Untirta ingin memastikan bahwa tenaga kependidikan mampu menghasilkan konten informasi yang profesional dan siap dipublikasikan tanpa harus selalu bergantung pada pihak eksternal.
Materi Penulisan Berita dengan Prinsip 5W + 1H
Salah satu materi utama dalam pelatihan adalah teknik penulisan berita menggunakan prinsip dasar jurnalistik, yaitu 5W + 1H.
Peserta diajarkan bagaimana menyusun berita dengan menjawab unsur:
- What (apa yang terjadi)
- Who (siapa yang terlibat)
- When (kapan berlangsung)
- Where (di mana kegiatan dilakukan)
- Why (mengapa kegiatan penting)
- How (bagaimana kegiatan berjalan)
Dengan pendekatan ini, berita kampus menjadi lebih sistematis dan informatif.
Selain itu, peserta juga dibekali penggunaan bahasa jurnalistik yang objektif, tidak berlebihan, dan tetap profesional.
Teknik Fotografi Jurnalistik Menggunakan Smartphone
Menariknya, pelatihan ini juga menekankan bahwa dokumentasi berkualitas tidak selalu membutuhkan kamera mahal. Peserta diajarkan teknik dasar fotografi jurnalistik menggunakan smartphone.
Materi yang dibahas meliputi:
- Komposisi foto kegiatan
- Pengambilan sudut yang tepat
- Pencahayaan dan fokus
- Momen penting dalam sebuah acara
- Foto yang sesuai kebutuhan publikasi website
Dengan teknik sederhana namun tepat, tendik dapat menghasilkan foto yang lebih informatif dan menarik untuk mendukung berita kampus.
Praktik Langsung dan Evaluasi Bersama Narasumber
Pelatihan tidak hanya berupa teori. Peserta juga melakukan praktik langsung di lokasi kegiatan. Mereka diminta mengambil gambar kegiatan dan kemudian menyusun naskah berita berdasarkan hasil observasi.
Hasil praktik tersebut kemudian dibahas bersama narasumber. Sesi evaluasi ini menjadi bagian penting karena peserta bisa memahami kekurangan dan memperbaiki kualitas tulisan maupun foto mereka.
Metode praktik langsung membuat pelatihan lebih efektif dan memberikan pengalaman nyata yang bisa diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
Kolaborasi LPMPP dan Humas untuk Kemajuan Untirta
Dalam sesi berbagi pengalaman, Adhitya Angga Pratama menyampaikan bahwa dirinya telah berkecimpung di bidang kehumasan selama lebih dari 13 tahun.
Ia berharap kolaborasi antara LPMPP dan Humas Untirta dapat terus berlanjut untuk mendukung kemajuan institusi. Menurutnya, publikasi kampus yang baik adalah wajah universitas di mata masyarakat.
Dengan kerja sama yang solid, Untirta dapat semakin dikenal sebagai perguruan tinggi yang aktif, transparan, dan berkembang.
Kesimpulan: Tendik Profesional, Publikasi Kampus Makin Berkualitas
Pelatihan fotografi kegiatan dan penulisan berita yang diselenggarakan LPMPP Untirta menjadi langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme tenaga kependidikan.
Melalui pembekalan teknik jurnalistik, fotografi smartphone, serta praktik langsung, tendik diharapkan mampu menghasilkan dokumentasi visual dan berita yang siap dipublikasikan di website resmi universitas.
Kegiatan ini juga memperkuat budaya komunikasi publik yang lebih modern dan profesional, sehingga citra Untirta sebagai institusi pendidikan unggul semakin meningkat di era digital.

Cek Juga Artikel Dari Platform wikiberita.net
