beritabandar.com Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berkembang sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga menghasilkan kontribusi besar bagi kemanusiaan. Setiap tahun muncul berbagai inovasi, riset, dan program yang diinisiasi mahasiswa maupun dosen. Semua itu memiliki dampak luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dengan banyaknya prestasi tersebut, ITS menyadari pentingnya publikasi yang kuat dan berkualitas agar setiap hasil kerja dapat tersampaikan kepada masyarakat.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Unit Komunikasi Publik (UKP) ITS mengadakan sebuah pelatihan khusus mengenai penulisan berita. Pelatihan ini mengusung tema “Penulisan Berita yang Berdampak dan Mendukung Reputasi Institusi”. Kegiatan ini digelar di Gedung Rektorat ITS dan diikuti oleh berbagai unsur internal yang berperan dalam penyebaran informasi kampus. Melalui pelatihan ini, ITS ingin memastikan bahwa seluruh informasi penting tersampaikan dengan baik, jelas, relevan, dan mudah dipahami oleh publik.
Pentingnya Publikasi Berkualitas di Era Informasi
Di era digital, berita dan informasi tersebar sangat cepat. Lembaga pendidikan tinggi sekarang bukan hanya bersaing dalam hal inovasi, tetapi juga berlomba memperkuat citra dan reputasi melalui publikasi yang efektif. ITS memahami bahwa publikasi yang kuat bukan sekadar laporan kegiatan. Publikasi harus mampu memberikan nilai tambah bagi pembaca. Informasi harus dikemas dalam bahasa yang tepat, relevan, dan mengedepankan dampak.
Banyak hasil riset ITS yang berdampak besar. Ada riset teknologi energi, karya sosial, inovasi transportasi, hingga program pemberdayaan masyarakat. Semua ini membutuhkan cara penyampaian yang mampu menjangkau media, publik, hingga pemangku kepentingan. Dengan publikasi yang kuat, institusi tidak hanya dikenal karena prestasinya, tetapi juga karena kemampuannya mengomunikasikan prestasi tersebut secara profesional.
Pelatihan penulisan berita menjadi langkah strategis agar setiap unit di lingkungan ITS memahami standar penulisan yang baik. Publikasi yang lemah dapat membuat pesan inti hilang. Sebaliknya, publikasi yang kuat dapat meningkatkan citra ITS dan memperluas dampak dari setiap program kampus.
Peran Unit Komunikasi Publik (UKP) ITS
Unit Komunikasi Publik ITS menjadi motor utama dalam penyebaran informasi institusi. UKP tidak hanya bertugas mengelola berita kampus, tetapi juga menjaga konsistensi pesan dan identitas institusi di ruang publik. UKP memastikan bahwa setiap berita yang keluar mencerminkan nilai, visi, dan keunggulan ITS.
Dengan menggelar pelatihan ini, UKP ingin memperkuat kolaborasi internal. Banyak unit kerja kampus yang menghasilkan aktivitas penting, tetapi belum tersampaikan dengan maksimal ke publik. Pelatihan ini memberi ruang bagi seluruh unit untuk belajar bagaimana menulis berita yang menarik, informatif, dan berdampak.
Dalam proses ini, UKP juga memberikan pedoman teknis. Peserta pelatihan mempelajari struktur berita, teknik memilih angle, penggunaan bahasa jurnalistik, serta cara memperkuat narasi agar sesuai dengan tujuan publikasi institusi.
Meningkatkan Standar Penulisan Berita di Lingkungan ITS
Pelatihan ini memberikan manfaat besar bagi unit-unit yang sering membuat berita, seperti fakultas, departemen, lembaga riset, hingga komunitas mahasiswa. Dengan standar penulisan yang jelas, kualitas berita akan lebih konsisten. Informasi yang dihasilkan tidak hanya sekadar laporan kegiatan, tetapi benar-benar menjadi sajian yang bermanfaat bagi pembaca.
Peserta pelatihan juga diajarkan teknik dasar jurnalistik seperti piramida terbalik, pemilihan judul yang efektif, kutipan yang relevan, serta elemen visual pendukung. Semua elemen itu membuat berita lebih mudah dipahami dan lebih menarik. Di luar itu, peserta dilatih memahami bahwa setiap berita ITS harus mengandung nilai dampak. Pembaca tidak hanya ingin tahu apa yang terjadi, tetapi juga mengapa hal itu penting.
Dengan standar itu, publikasi ITS akan semakin dipercaya media massa. Berita yang kuat berpotensi menjadi rujukan jurnalis. Dampaknya, reputasi ITS sebagai institusi akademik dapat meningkat secara konsisten.
Membangun Reputasi Institusi Melalui Narasi yang Tepat
Reputasi institusi tidak terbentuk hanya dari prestasi akademik. Ia terbentuk dari cara institusi mengomunikasikan prestasi tersebut. Setiap berita harus diarahkan untuk memperkuat pesan positif tentang kontribusi ITS bagi masyarakat. Melalui pelatihan ini, ITS ingin menumbuhkan kesadaran bahwa publikasi bukan sekadar pekerjaan administratif, tetapi bagian dari strategi reputasi.
Narasi positif yang dibangun dari hasil riset, kolaborasi industri, program kemanusiaan, hingga inovasi teknologi harus dikemas secara profesional. Setiap kalimat harus menyampaikan pesan yang mendukung identitas ITS sebagai perguruan tinggi teknologi yang unggul.
Pelatihan ini juga mengingatkan bahwa publikasi berdampak bukan hanya mencatat kegiatan. Publikasi harus menghubungkan kegiatan tersebut dengan manfaat luas. Narasi seperti itu membuat masyarakat memahami nilai kontribusi ITS dalam pembangunan negeri.
Penutup: Komitmen ITS untuk Publikasi yang Lebih Profesional
Pelatihan penulisan berita ini menjadi bukti bahwa ITS sangat serius memperkuat kualitas publikasinya. Dengan SDM yang terlatih, setiap kegiatan kampus dapat dipublikasikan secara lebih baik, lebih profesional, dan lebih berdampak. Publik akan semakin mudah memahami kontribusi ITS dalam berbagai sektor.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya ITS untuk terus bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Dengan publikasi yang kuat, ITS tidak hanya dikenal sebagai kampus teknologi, tetapi juga sebagai institusi yang mampu mengomunikasikan karya dan inovasinya secara efektif.

Cek Juga Artikel Dari Platform revisednews.com
