Skip to content
BeritaBandar – Platform Bandar Berita Paling Update & Lengkap
Menu
  • Sample Page
Menu

Susi Pudjiastuti Protes Soal Keramba Singgung Dedi & Prabowo

Posted on August 7, 2025August 7, 2025 by admin

beritabandar – Nama Susi Pudjiastuti kembali menjadi sorotan publik. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini dikenal luas dengan karakter vokalnya dalam menjaga laut Indonesia dari praktik yang merusak. Kali ini, Susi angkat suara soal maraknya keramba jaring apung di perairan Danau Toba yang menurutnya merusak ekosistem dan keindahan kawasan wisata tersebut.

Lewat akun media sosialnya, Susi melayangkan protes terbuka yang menyinggung dua tokoh besar sekaligus: Dedi Mulyadi, politisi dan mantan Bupati Purwakarta, serta Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan sekaligus presiden terpilih 2024. Ucapannya cepat viral, dan memantik diskusi di tengah publik mengenai keberlanjutan lingkungan, kebijakan pemerintah, dan tanggung jawab para pemimpin.

Suara Hati Seorang Mantan Menteri yang Tak Mau Diam

Susi Pudjiastuti memang bukan pejabat negara lagi, tapi ia belum berhenti menjadi penjaga laut dan suara bagi ekosistem air di Indonesia. Saat ia mengkritik keberadaan keramba-keramba jaring apung di Danau Toba, ia berbicara sebagai seorang yang peduli, bukan sekadar beropini politik. Dalam cuitannya, Susi menyebut bahwa praktik pembudidayaan ikan mas dan nila secara besar-besaran di danau alami telah mencemari air, mengganggu kehidupan biota asli, dan merusak daya tarik wisata yang menjadi andalan daerah.

Bagi Susi, keramba-keramba itu bukan hanya soal produksi pangan, tapi soal keadilan bagi alam. Ia menyebut bahwa danau bukanlah tempat untuk industri perikanan intensif. “Mau sampai kapan kita eksploitasi tanpa kendali dan tutup mata?” tulisnya dalam salah satu unggahan.

Pernyataannya ini sekaligus menjadi tamparan bagi pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan Danau Toba, termasuk pemerintah pusat dan daerah. Ia menyebut dua nama: Dedi Mulyadi, yang selama ini dikenal vokal soal budaya dan lingkungan, serta Prabowo Subianto, yang ke depan akan memimpin negeri ini sebagai presiden.

Menyinggung Dedi Mulyadi, Menguji Konsistensi Pejuang Alam

Salah satu nama yang disinggung oleh Susi adalah Dedi Mulyadi. Dedi selama ini dikenal sebagai tokoh Sunda yang vokal menyuarakan nilai-nilai lokal, adat, dan harmoni dengan alam. Dalam banyak video dan unggahan media sosialnya, Dedi kerap mempromosikan hidup sederhana, ramah lingkungan, dan menjaga alam sebagai bagian dari spiritualitas.

Namun menurut Susi, jika benar Dedi mendukung atau membiarkan keramba jaring apung di Danau Toba, maka ia sedang bertentangan dengan prinsipnya sendiri. “Kalau alam kita rusak, budaya pun akan kehilangan tempatnya berpijak,” kata Susi.

Pernyataan ini mengundang banyak reaksi. Ada yang membela Dedi dan menyebut bahwa pengelolaan keramba bisa diatur dengan pendekatan teknologi ramah lingkungan. Tapi banyak juga yang merasa kritik Susi sah-sah saja, mengingat fakta bahwa Danau Toba memang mengalami degradasi kualitas air akibat limbah industri dan perikanan.

Bagi publik, pernyataan Susi ini menjadi semacam ujian terhadap para tokoh yang kerap tampil sebagai pembela lingkungan. Konsistensi kini dipertaruhkan. Susi menolak untuk diam ketika alam jadi korban, meskipun harus berhadapan dengan nama-nama besar sekalipun.

Menyindir Prabowo, Menuntut Kepedulian Presiden Terpilih

Tak hanya Dedi, Susi juga menyentil Prabowo Subianto. Meski Prabowo belum menjabat sebagai presiden secara resmi, namanya tetap dibawa karena dianggap akan memegang peran besar dalam arah pembangunan lima tahun ke depan. Dalam cuitan yang cukup tajam, Susi meminta perhatian Prabowo untuk tidak melanjutkan pendekatan eksploitasi sumber daya tanpa memikirkan dampaknya.

Menurut Susi, Danau Toba sebagai kawasan super prioritas pariwisata nasional tidak seharusnya dikotori dengan praktik-praktik bisnis yang mengorbankan kualitas lingkungan. Ia bahkan menyebut, “Pariwisata dan perikanan intensif di danau alami itu kontradiktif. Pilih salah satu.”

Kritik ini membawa pesan penting: presiden terpilih tidak boleh hanya fokus pada pembangunan ekonomi, tetapi juga harus memastikan pembangunan tersebut bersifat berkelanjutan. Sebagai mantan menteri, Susi tahu betul bagaimana tarik-menarik kepentingan antara bisnis, politik, dan lingkungan. Ia bicara bukan untuk sensasi, melainkan untuk mengingatkan bahwa warisan alam jauh lebih penting dari pencapaian angka-angka.

Realitas Keramba dan Luka Lama Danau Toba

Isu keramba di Danau Toba bukanlah hal baru. Sudah sejak lama para aktivis lingkungan dan warga lokal mengeluhkan dampak dari industri perikanan intensif di danau tersebut. Limbah dari pakan ikan, sisa kotoran, hingga pengelolaan limbah yang buruk membuat kualitas air menurun drastis.

Tak hanya itu, muncul juga konflik horizontal antara nelayan tradisional dan korporasi yang mengelola keramba berskala besar. Ketimpangan sosial ini memperkeruh situasi di lapangan.

Susi, yang selama menjabat menteri dikenal tegas menindak pelaku pelanggaran di laut, melihat bahwa kerusakan ekosistem air bukan hanya terjadi di laut, tetapi juga di danau dan sungai. Dan ketika kerusakan ini dibiarkan demi alasan produksi atau ekonomi, maka dampaknya akan dirasakan oleh generasi berikutnya.

Itulah mengapa ia bersuara lantang. Karena diam berarti membiarkan kerusakan terus terjadi. Dan buat Susi, itu bukan pilihan.

Harapan Baru atau Pengulangan Lama?

Reaksi keras Susi Pudjiastuti membuka ruang diskusi yang lebih luas: apakah Indonesia siap membangun masa depan yang seimbang antara ekonomi dan ekologi? Apakah para pemimpin, baik yang sudah lama menjabat maupun yang baru akan naik, berani menjadikan keberlanjutan lingkungan sebagai fondasi kebijakan?

Susi hanya satu suara, tapi ia punya kekuatan karena rekam jejaknya jelas. Ia bukan pengkritik musiman, tapi seorang praktisi yang pernah mengubah wajah kementerian dengan pendekatan tegas dan visioner.

Kini, setelah ia kembali menyuarakan kegelisahannya soal Danau Toba, bola ada di tangan pemerintah. Apakah suara ini akan dijawab dengan kebijakan yang berpihak pada lingkungan, atau hanya dianggap sebagai riak yang bisa diredam?

Masyarakat pun semakin cerdas menilai. Mereka tak lagi hanya mendengar apa yang dikatakan para pejabat, tapi juga menilai apa yang dilakukan. Di sinilah letak tantangan terbesar bagi mereka yang hari ini disebut pemimpin.


Artikel ini juga bisa ditemukan di dailyinfo untuk pembaruan dan analisis isu lingkungan serta kebijakan publik.

Recent Posts

  • Prabowo Subianto di DPR Bikin Rupiah Menguat Hari Ini
  • Bupati Aceh Tamiang Resmikan 66 Unit Huntara Karyawan
  • MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Anies Buka Suara
  • KH Kafabihi Ingatkan Jamaah Jaga Tenaga Jelang Arafah
  • BNI Tetap Buka Layanan Saat Libur Panjang Nasional

Partner

suarairama pestanada beritabandar rumahjurnal podiumnews dailyinfo wikiberita zonamusiktop musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajahhijau carimobilindonesia jalanjalan-indonesia otomotifmotorindo ngobrol olahraga mabar dapurkuliner radarbandung radarjawa medianews infowarkop kalbarnewsr ketapangnewsr beritabumir kabarsantai outfit faktagosip beritagram lagupopuler seputardigital updatecepat marihidupsehat baliutama hotviralnews cctvjalanan beritajalan beritapembangunan pontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednews petanimal footballinfo london-bridges sultaniyya phdibanten beritabmkg beritakejagung beritasatu gilabola

Sorotan Transformasi Desain Struktur Mahjong Wins Berdasarkan Metrik Pengguna Terbaru Evolusi Mekanisme Interaksi Multiplayer dalam Ekosistem Game Digital yang Kian Adaptif Analisis Dampak Pembaruan Infrastruktur terhadap Kecepatan Transisi Simbol Mahjong Ways 2 Modern Studi Fenomenologi: Mengapa Pola Permainan Berbasis Ritme Kian Diminati Komunitas Digital. Evaluasi Komparatif Arsitektur Mahjong Wins 3 Berbanding Versi Pendahulunya Rekonstruksi Pola Interaksi Pemain dalam Membentuk Struktur Permainan yang Lebih Stabil Tren Pergeseran Preferensi Pemain Mahjong Online dalam Memanfaatkan Data Indikator Real Time Analisis Pengaruh Jam Aktivitas Pengguna Tinggi terhadap Distribusi Kemenangan Sistem Game Digital Kajian Evolusioner Infrastruktur Game Berbasis Simbol Menakar Arah Perkembangan Industri Laporan Pengamatan Berkala Untuk Pemahaman Karakteristik Mekanisme Kian Menjadi Prioritas Evolusi Mekanisme Permainan Terhadap Struktur Mahjong Ways Menjadi Standar Baru Industri Game Integrasi Algoritma Scatter Pada Arsitektur Mahjong Ways 2 Dalam Membentuk Struktur Yang Sempurna Kajian Sinkronisasi Frekuensi Membentuk Pola Digital Dan Momentum Kemenangan Analisis Perilaku Sistem Mahjong Wins 3 Sebagai Transformasi Pola Struktur Lebih Adaptif Visual Probabilitas: Cara Membaca Sinyal Transisi dalam Infrastruktur Game Digital Modern Evaluasi Komparatif Strategi Putaran Bertahap Berdasarkan Data Volatilitas Harian Kajian Teknis Penggunaan Pola Pertama Terhadap Dinamika Mahjong Ways di Berbagai Server Global. Manajemen Variansi Simpangan: Pendekatan Statistik untuk Menjaga Ritme Permainan Jangka Panjang Pengaruh Kecepatan Perputaran terhadap Respons Algoritma Pembaharuan Game Digital Rekonstruksi Struktur Komputasi Mahjong Modern dalam Menentukan Distribusi Scatter Pertama Evaluasi Real Time Sebagai Sumber Indikator Performa untuk Mengurangi Risiko Kerugian Bermain PGSOFT Manajemen Modal Berbasis Deviasi Standar untuk Menghadapi Variansi Mahjong Ways 2 Pada Malam Hari Optimasi Risiko Untuk Analisis Fluktuasi Nilai Taruhan Terhadap Respons Permainan Pendekatan Statistik dalam Menjaga Konsistensi Ritme melalui Evaluasi Data Harian Strategi Menentukan Momentum Scaater pada Mahjong Modern Berdasarkan Pengamatan Aktivitas Sistem Eksperimen Simulasi Pemain: Menguji Efektivitas Pola Terhadap Algoritma Game Digital Modern Kajian Perilaku Pemain Untuk Memahami Pola Statis yang Lebih Rentan terhadap Pembatasan Sistem Penerapan Metode Linier Bertahap dalam Mengantisipasi Variansi Sistem Permainan Online Pentingnya Pengondisian Psikologis dan Mindset Analitis dalam Menghadapi Variansi Mekanis Pola Adaptif Pemula vs Lanjutan: Perbedaan Signifikan dalam Membaca Sinyal Sistem

©2026 BeritaBandar – Platform Bandar Berita Paling Update & Lengkap | Design: Newspaperly WordPress Theme