beritabandar.com Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan. Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah penyegaran kabinet di pemerintahan baru. Nama Juda Agung bukan sosok asing dalam dunia ekonomi nasional.
Sebelum menjabat posisi ini, Juda dikenal sebagai mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia. Pengalamannya di bidang moneter dan kebijakan keuangan dinilai menjadi modal penting untuk mendukung kerja Kementerian Keuangan.
Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara. Acara berjalan dengan khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat penting pemerintahan.
Menggantikan Thomas Djiwandono
Juda Agung dilantik menggantikan Thomas Djiwandono. Pergantian ini bukan sekadar reshuffle biasa. Kedua tokoh tersebut disebut resmi bertukar posisi dalam penugasan negara.
Thomas Djiwandono mendapat amanah baru sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Dengan penugasan tersebut, ia meninggalkan posisi Wakil Menteri Keuangan.
Sementara itu, Juda Agung masuk untuk mengisi jabatan strategis di Kementerian Keuangan. Pergeseran ini menunjukkan adanya penyesuaian peran dalam tim ekonomi pemerintahan Prabowo.
Keputusan Presiden Melalui Keppres
Pengangkatan Juda Agung sebagai Wamenkeu dilakukan melalui Keputusan Presiden. Keppres tersebut mengatur pemberhentian dan pengangkatan Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih periode pemerintahan saat ini.
Langkah ini menegaskan bahwa pergantian jabatan dilakukan secara resmi dan konstitusional. Pemerintah menekankan pentingnya stabilitas dalam struktur ekonomi nasional.
Perubahan posisi ini juga dipandang sebagai strategi memperkuat koordinasi antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia. Dua lembaga ini memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas ekonomi.
Sumpah Jabatan di Hadapan Presiden
Dalam prosesi pelantikan, Juda Agung mengucapkan sumpah jabatan. Ia menyatakan kesetiaan kepada Undang-Undang Dasar 1945. Juda juga berkomitmen menjalankan peraturan perundang-undangan dengan sebaik-baiknya.
Sumpah tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo. Momen ini menjadi simbol tanggung jawab besar yang kini dipikul Juda sebagai pejabat negara.
Ucapan sumpah juga menegaskan bahwa jabatan publik bukan hanya posisi politik. Jabatan tersebut adalah bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.
Profil Juda Agung di Dunia Ekonomi
Juda Agung dikenal luas sebagai ekonom dan birokrat berpengalaman. Selama berkarier di Bank Indonesia, ia terlibat dalam berbagai kebijakan penting. Fokusnya banyak pada stabilitas moneter, pengendalian inflasi, serta sistem keuangan nasional.
Pengalaman tersebut dianggap relevan untuk tugas barunya di Kementerian Keuangan. Sebagai Wamenkeu, Juda akan membantu merancang kebijakan fiskal. Ia juga akan terlibat dalam pengelolaan anggaran negara.
Banyak pengamat menilai penunjukan Juda sebagai sinyal kuat bahwa pemerintahan Prabowo ingin memperkuat tim ekonomi dengan figur teknokrat.
Makna Reshuffle dalam Pemerintahan Baru
Reshuffle kabinet sering dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan pemerintahan. Pergantian pejabat bisa menjadi bagian dari strategi memperkuat kinerja. Dalam konteks ini, pergantian Wamenkeu menunjukkan adanya fokus khusus pada sektor ekonomi.
Pemerintahan Prabowo menghadapi tantangan besar. Stabilitas fiskal, pertumbuhan ekonomi, dan penguatan investasi menjadi agenda utama. Karena itu, posisi Wakil Menteri Keuangan sangat strategis.
Masuknya Juda Agung diharapkan membawa perspektif baru. Ia juga diharapkan memperkuat koordinasi kebijakan antara fiskal dan moneter.
Harapan terhadap Peran Juda Agung
Sebagai Wamenkeu, Juda akan mendampingi Menteri Keuangan dalam menjalankan program-program besar. Ia berpotensi berperan dalam reformasi perpajakan, pengelolaan utang, hingga peningkatan belanja produktif.
Pemerintah juga membutuhkan kebijakan yang tepat untuk menjaga daya beli masyarakat. Selain itu, tantangan global seperti ketidakpastian ekonomi dunia juga perlu diantisipasi.
Dengan latar belakangnya di Bank Indonesia, Juda dipandang mampu menjembatani koordinasi ekonomi makro. Ini menjadi hal penting untuk menjaga stabilitas nasional.
Penataan Tim Ekonomi Kabinet Merah Putih
Pelantikan Juda Agung menjadi bagian dari penataan ulang tim ekonomi Kabinet Merah Putih. Pemerintah ingin memastikan setiap posisi diisi oleh figur yang sesuai kebutuhan.
Pergantian ini juga memperlihatkan dinamika pemerintahan yang terus bergerak. Penugasan baru bagi Thomas Djiwandono di Bank Indonesia menunjukkan bahwa pemerintah menempatkan sumber daya terbaik di posisi strategis.
Ke depan, publik menantikan bagaimana Juda Agung menjalankan perannya. Stabilitas ekonomi dan penguatan kebijakan fiskal akan menjadi ujian utama dalam masa tugasnya.

Cek Juga Artikel Dari Platform kalbarnews.web.id
