Nama Kristian Hansen belakangan ramai diperbincangkan publik Tanah Air. Bukan hanya karena kisah petualangannya yang panjang menyusuri Indonesia, tetapi juga karena hubungannya dengan model dan aktris Indonesia, Manohara Odelia Pinot. Sosok pria asal Denmark ini menarik perhatian karena tampil berbeda dari kebanyakan ekspatriat atau traveler asing yang singgah sebentar lalu pergi.
Kristian Hansen dikenal sebagai petualang yang benar-benar “tinggal” bersama Indonesia—mengenal manusianya, budayanya, dan kerasnya perjalanan dari jalanan kota hingga pelosok negeri. Hubungannya dengan Manohara pun seolah menjadi kelanjutan alami dari kisah panjang kedekatannya dengan Nusantara.
Dari Pegawai Kantoran ke Penjelajah Nusantara
Sebelum dikenal sebagai YouTuber dan petualang, Kristian Hansen menjalani kehidupan yang relatif mapan. Ia sempat bekerja sebagai ekspatriat di sebuah kantor di Jakarta. Kehidupan kantoran dengan rutinitas stabil sebenarnya sudah cukup bagi banyak orang asing yang bekerja di Indonesia.
Namun, pada awal 2020—tepat sebelum pandemi Covid-19 melanda—Kristian mengambil keputusan besar: meninggalkan pekerjaannya dan memilih jalan hidup yang sama sekali berbeda. Keputusan itu ia abadikan dalam salah satu video awal di kanal YouTube miliknya dengan judul yang lugas, Leaving my Expat Job in Jakarta, Indonesia.
Langkah tersebut bukan keputusan impulsif. Ia mengaku ingin mengenal Indonesia secara utuh, bukan hanya dari sudut pandang pekerja asing di ibu kota, tetapi dari desa ke desa, pulau ke pulau, dan dari interaksi langsung dengan masyarakat lokal.
Menjelajah Indonesia dengan Sepeda Motor
Kristian Hansen memilih sepeda motor sebagai alat utama perjalanannya. Pilihan ini bukan tanpa alasan. Sepeda motor memberinya kebebasan menjelajah daerah-daerah yang sulit dijangkau kendaraan besar, sekaligus memungkinkan interaksi lebih dekat dengan warga setempat.
Dari Pulau Jawa, ia menyeberang ke Sumatra melalui Pelabuhan Merak. Perjalanan kemudian berlanjut ke berbagai wilayah Indonesia dengan medan yang sangat beragam: jalan aspal mulus, jalur berbatu, tanjakan pegunungan, hingga lintasan pedesaan yang jauh dari fasilitas modern.
Misinya jelas dan ambisius: menjelajahi Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Sebuah frasa yang sering terdengar di buku pelajaran, tetapi jarang benar-benar diwujudkan—terlebih oleh seorang warga negara asing.
Bukan Sekadar Traveling, tapi Membaur
Yang membedakan Kristian Hansen dari banyak travel vlogger asing adalah caranya membaur. Dalam banyak unggahan, ia terlihat tinggal di rumah warga, makan makanan sederhana bersama penduduk lokal, bahkan membantu aktivitas harian masyarakat.
Ia tidak memosisikan diri sebagai “turis”, melainkan sebagai tamu yang belajar. Dalam videonya, sering terlihat ia berbincang dengan warga menggunakan bahasa Indonesia sederhana, tertawa bersama anak-anak desa, dan mengikuti adat setempat tanpa sikap menggurui.
Pendekatan inilah yang membuat banyak warganet Indonesia merasa dekat dengannya. Kristian tidak menampilkan Indonesia sebagai objek eksotis, melainkan sebagai rumah sementara yang ia hormati.
Konten YouTube yang Jujur dan Humanis
Melalui kanal YouTube-nya, Kristian mendokumentasikan perjalanan panjang tersebut. Kontennya tidak selalu menampilkan keindahan alam dramatis, tetapi juga sisi-sisi sederhana: jalan rusak, hujan deras, motor mogok, hingga rasa lelah dan kesepian di perjalanan.
Justru kejujuran inilah yang membuat ceritanya terasa manusiawi. Ia tidak membungkus Indonesia dengan romantisasi berlebihan, melainkan menunjukkan realitasnya apa adanya—indah sekaligus menantang.
Beberapa videonya sempat viral karena menampilkan kepedulian sosial. Kristian tercatat pernah membantu warga yang kesulitan akses logistik, memperbaiki fasilitas sederhana, atau sekadar menjadi pendengar bagi kisah hidup masyarakat di daerah terpencil.
Kedekatan dengan Indonesia yang Berkelanjutan
Tidak sedikit traveler asing yang datang ke Indonesia, membuat konten, lalu pergi. Kristian Hansen berbeda. Ia bertahan cukup lama, bahkan ketika pandemi membuat perjalanan internasional nyaris terhenti.
Indonesia bukan hanya latar petualangannya, tetapi juga ruang pembentukan identitas barunya. Dalam berbagai unggahan, ia menyebut Indonesia sebagai tempat yang mengubah cara pandangnya tentang hidup, kebahagiaan, dan makna sederhana dari kebersamaan.
Kedekatan ini pula yang membuat publik tidak terkejut ketika ia akhirnya menjalin hubungan dengan figur publik Indonesia seperti Manohara.
Hubungan dengan Manohara Odelia Pinot
Kabar hubungan Kristian Hansen dengan Manohara mencuat setelah sang aktris membagikan momen kebersamaan mereka. Publik pun mulai menelusuri latar belakang pria yang kini mengisi hati Manohara.
Jika melihat perjalanan hidup Kristian, hubungan ini tampak seperti pertemuan dua individu yang sama-sama pernah melewati fase hidup penuh gejolak. Manohara, dengan kisah hidupnya yang panjang dan kompleks, dan Kristian, dengan perjalanan fisik serta batin menembus Indonesia.
Keduanya tampak berbagi nilai yang sama: kebebasan, kejujuran, dan keberanian mengambil jalan hidup yang tidak konvensional.
Sosok Asing yang Tidak Terasa Asing
Kristian Hansen sering disebut warganet sebagai “bule rasa lokal”. Bukan karena ia berpura-pura menjadi orang Indonesia, tetapi karena sikap hormat dan empatinya membuat kehadirannya terasa wajar.
Ia tidak datang dengan superioritas budaya. Sebaliknya, ia hadir sebagai pembelajar. Sikap inilah yang membuat kisah perjalanannya diterima luas dan dihargai oleh banyak orang Indonesia.
Lebih dari Sekadar Pacar Selebriti
Meski kini dikenal sebagai kekasih Manohara, Kristian Hansen sejatinya telah memiliki identitas kuat jauh sebelum kabar asmara itu muncul. Ia adalah contoh bagaimana perjalanan bisa menjadi medium pembelajaran lintas budaya, sekaligus jembatan kemanusiaan.
Hubungannya dengan Indonesia bukan sekadar latar cerita, melainkan bagian integral dari hidupnya. Dari pegawai kantoran di Jakarta hingga petualang lintas pulau, dari konten YouTube hingga kisah cinta lintas negara—Kristian Hansen membuktikan bahwa Indonesia bukan hanya tempat singgah, tetapi tempat pulang bagi mereka yang benar-benar membuka hati.
Dan mungkin, di sanalah letak daya tariknya yang sesungguhnya.
Baca Juga : Prabowo Panggil Elite Politik ke Widya Chandra, Ada Apa?
Cek Juga Artikel Dari Platform : ngobrol

