Pemerintah Pemerintah Kota Tangerang menunjukkan keseriusan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Wali Kota Tangerang H. Sachrudin bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah mengikuti langsung Apel Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan Malam Tahun Baru 2026 yang digelar Polres Metro Tangerang Kota di lapangan Mapolres, Rabu sore.
Apel ini menjadi simbol kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk menghadirkan rasa aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat yang merayakan pergantian tahun.
Apel Kesiapan sebagai Wujud Sinergi
Kegiatan apel diawali dengan Rilis Akhir Tahun 2025 oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Raden Muhammad Jauhari. Dalam paparannya, Kapolres menyampaikan gambaran situasi keamanan sepanjang tahun sekaligus langkah-langkah strategis yang telah dan akan dilakukan untuk menekan potensi gangguan kamtibmas.
Wali Kota Tangerang menyampaikan apresiasi atas kesiapan aparat gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, Satpol PP, Dishub, tenaga kesehatan, dan unsur terkait lainnya. Menurutnya, pengamanan malam tahun baru tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama dan koordinasi yang solid.
“Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama antara Pemkot dan Forkopimda. Saya mengapresiasi Kapolres beserta seluruh jajaran atas kesiapan dan keseriusannya,” ujar Sachrudin.
Fokus Pengamanan dan Pendekatan Humanis
Dalam pengamanan malam Tahun Baru 2026, pendekatan humanis tetap menjadi prioritas. Aparat diinstruksikan untuk hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, bukan sekadar penegak aturan. Hal ini penting agar masyarakat merasa aman dan nyaman tanpa adanya rasa takut atau tekanan.
Pengamanan difokuskan pada titik-titik strategis, seperti pusat keramaian, kawasan perbelanjaan, simpul lalu lintas, rumah ibadah, serta lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan, gangguan ketertiban, maupun potensi tindak kriminal.
Larangan Petasan dan Kembang Api
Sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban umum sekaligus wujud empati kepada korban bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera dan Jawa, Pemkot Tangerang telah menerbitkan Surat Edaran yang mengimbau masyarakat merayakan pergantian tahun secara sederhana.
Salah satu poin penting dalam edaran tersebut adalah larangan penggunaan petasan dan kembang api. Wali Kota menegaskan bahwa kebijakan ini tidak bertujuan membatasi kebahagiaan masyarakat, melainkan menjaga keselamatan dan rasa kemanusiaan.
“Kami ingin suasana pergantian tahun berlangsung lebih tertib dan aman. Selain itu, ini juga bentuk empati kita kepada saudara-saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah,” jelas Sachrudin.
Pemantauan Nasional Secara Realtime
Usai apel kesiapan, Wali Kota Tangerang turut mengikuti Video Conference Kapolri terkait pemantauan situasi kamtibmas menjelang Tahun Baru 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Pos Pelayanan Natal dan Tahun Baru di TangCity Mall.
Pemantauan dilakukan secara nasional dan realtime, dengan paparan dari satgas gabungan di berbagai daerah di Indonesia. Melalui rapat daring ini, pemerintah pusat dapat memantau langsung kondisi keamanan di daerah, sekaligus memberikan arahan apabila ditemukan potensi gangguan.
Kehadiran kepala daerah dalam forum ini menunjukkan komitmen Pemkot Tangerang untuk selalu selaras dengan kebijakan nasional dalam menjaga stabilitas keamanan.
Komitmen Tekan Kriminalitas
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Metro Tangerang Kota menegaskan komitmen jajarannya untuk terus menekan angka kriminalitas, khususnya menjelang dan selama pergantian tahun. Fokus utama diarahkan pada pemberantasan peredaran minuman keras (miras) dan narkoba yang kerap menjadi pemicu tindak kejahatan.
“Salah satu fokus kami adalah menindak tegas peredaran miras dan narkoba. Upaya ini terbukti efektif menekan angka kriminalitas, sehingga masyarakat dapat merasakan situasi yang lebih aman,” tegas Kapolres.
Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Pemkot Tangerang yang menilai penanganan penyakit masyarakat sebagai bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.
Peran Aktif Masyarakat
Selain kesiapan aparat, Wali Kota Tangerang juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Ia mengingatkan bahwa kamtibmas bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan konvoi, menghindari konsumsi miras, serta segera melapor kepada petugas apabila menemukan potensi gangguan keamanan. Dengan demikian, perayaan Tahun Baru dapat berlangsung dengan aman dan penuh makna.
Menyambut 2026 dengan Aman dan Berempati
Pengamanan malam Tahun Baru 2026 di Kota Tangerang bukan hanya soal menjaga ketertiban, tetapi juga mencerminkan nilai empati dan kepedulian sosial. Di tengah suasana suka cita menyambut tahun baru, Pemkot Tangerang mengajak masyarakat untuk tetap mengedepankan rasa kemanusiaan.
Dengan sinergi antara Pemkot, Forkopimda, aparat keamanan, dan masyarakat, Kota Tangerang optimistis dapat menutup tahun dengan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Pergantian tahun pun diharapkan menjadi momentum awal yang baik bagi Kota Tangerang untuk melangkah ke 2026 dengan semangat kebersamaan, kedamaian, dan keamanan yang terjaga.
Baca Juga : Doa dan Zikir Bersama Warga Sambut Tahun 2026 di Tangerang
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : 1reservoir

