beritabandar.com Suasana penuh kegembiraan menyelimuti Kecamatan Tapos saat masyarakat menggelar rangkaian kegiatan bertajuk Keriyaan Tapos. Perayaan ini menjadi bentuk ungkapan rasa syukur warga dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-18 Kecamatan Tapos. Berbagai kegiatan yang melibatkan ribuan warga digelar dengan semangat kebersamaan, mencerminkan kuatnya ikatan sosial di tengah masyarakat.
Keriyaan Tapos tidak hanya dimaknai sebagai perayaan seremonial tahunan, melainkan momentum untuk mempererat persatuan dan menghidupkan kembali nilai gotong royong. Dari anak-anak hingga orang tua, semua larut dalam suasana yang hangat dan meriah.
Jalan Santai dan Pentas Seni Warnai Perayaan
Salah satu kegiatan utama yang menyedot perhatian warga adalah jalan santai yang diikuti ribuan peserta dari berbagai kelurahan. Kegiatan ini menjadi simbol ajakan hidup sehat sekaligus sarana berkumpul lintas generasi. Warga tampak antusias berjalan bersama, berbincang, dan menikmati suasana kebersamaan di ruang publik.
Selain jalan santai, pentas seni juga menjadi magnet tersendiri. Beragam penampilan seni dan budaya lokal ditampilkan oleh warga, mulai dari seni tradisional hingga kreasi modern. Pentas seni ini menjadi ruang ekspresi bagi masyarakat, sekaligus sarana pelestarian budaya yang tumbuh di Kecamatan Tapos.
Doorprize Meriah, Hadiah Dibagi Merata
Kemerihaan Keriyaan Tapos semakin terasa dengan pembagian doorprize yang dilakukan secara adil dan merata. Ribuan kupon dibagikan kepada warga dari tujuh kelurahan yang ada di Kecamatan Tapos. Pembagian hadiah dirancang agar seluruh wilayah mendapatkan kesempatan yang sama.
Hadiah yang disiapkan pun beragam, mulai dari peralatan rumah tangga seperti mesin cuci, rice cooker, kipas angin, hingga kompor gas. Sebagai hadiah utama, panitia menyediakan kulkas dan sepeda yang menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta. Skema pembagian ini mendapat apresiasi warga karena mencerminkan rasa keadilan dan kebersamaan.
Puncak Acara di Halaman Kantor Kelurahan Tapos
Puncak perayaan Keriyaan Tapos dipusatkan di Halaman Kantor Kelurahan Tapos. Lokasi ini dipilih sebagai titik temu seluruh elemen masyarakat. Warga dari berbagai latar belakang berkumpul, menjadikan halaman kantor kelurahan sebagai ruang silaturahmi terbuka.
Pelaksana Tugas Camat Tapos, Jarkasih, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian panjang perayaan HUT Kecamatan Tapos. Menurutnya, antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa perayaan ini memiliki makna penting bagi warga.
Rangkaian Kegiatan Sarat Nilai Spiritual dan Budaya
Sebelum puncak perayaan, rangkaian kegiatan telah dimulai dengan agenda yang sarat nilai sejarah, budaya, dan spiritual. Salah satunya adalah haul Nyi Mas Utari Sandi Jaya Ningsih, sosok pejuang dari Keraton Mataram yang dikenang jasanya oleh masyarakat setempat.
Selain itu, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dengan berbagai cabang lomba juga digelar. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan keagamaan sekaligus wadah menampilkan potensi generasi muda di bidang seni baca Al-Qur’an. Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa Keriyaan Tapos tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga memperkuat nilai religius dan budaya.
Swadaya Warga, Tanpa Anggaran Pemerintah
Salah satu hal yang membanggakan dari Keriyaan Tapos adalah seluruh rangkaian acara dilaksanakan secara swadaya oleh masyarakat. Tidak ada penggunaan anggaran pemerintah maupun APBD. Seluruh kebutuhan kegiatan dipenuhi melalui partisipasi dan gotong royong warga.
Model pelaksanaan ini menunjukkan tingginya kepedulian dan rasa memiliki masyarakat terhadap wilayahnya. Warga tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku utama dalam menyukseskan perayaan. Hal ini menjadi contoh nyata bagaimana kebersamaan dapat diwujudkan melalui aksi kolektif.
Wujud Nyata Visi Kebersamaan
Menurut Jarkasih, tujuan utama Keriyaan Tapos adalah memperkuat kebersamaan warga. Ia menyebut kegiatan ini sejalan dengan semangat pembangunan daerah yang mengedepankan kebahagiaan dan kemajuan bersama.
Melalui jalan santai, pentas seni, hingga tasyakuran, warga diajak untuk sehat bersama, bahagia bersama, dan maju bersama. Nilai-nilai inilah yang diharapkan terus tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat Kecamatan Tapos.
Harapan Jadi Tradisi Tahunan
Rangkaian Keriyaan Tapos telah berlangsung sejak beberapa waktu sebelumnya dan ditutup dengan acara tasyakuran pada malam hari. Penutupan ini menjadi momen refleksi dan doa bersama agar Kecamatan Tapos terus berkembang dan warganya semakin sejahtera.
Jarkasih berharap Keriyaan Tapos dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan menjadi tradisi kebanggaan masyarakat. Dengan konsistensi dan partisipasi aktif warga, perayaan ini diyakini mampu memperkuat identitas lokal sekaligus menjaga harmoni sosial.
Penutup
Keriyaan Tapos bukan sekadar perayaan ulang tahun wilayah, melainkan cerminan rasa syukur, kebersamaan, dan semangat gotong royong masyarakat Kecamatan Tapos. Melalui rangkaian kegiatan yang meriah namun sarat makna, warga menunjukkan bahwa kebahagiaan dapat dibangun bersama tanpa harus bergantung pada anggaran besar.
Dengan antusiasme yang terus terjaga, Keriyaan Tapos berpotensi menjadi ikon perayaan warga yang memperkuat solidaritas dan kebanggaan lokal. Sebuah perayaan sederhana, namun penuh arti bagi perjalanan Kecamatan Tapos menuju masa depan yang lebih baik.

Cek Juga Artikel Dari Platform musicpromote.online
